TEKS
A. Wacana (Teks, Koteks, Konteks)
1. Teks
Teks merupakan suatu tatanan dari kata-kata yang digunakan untuk memberikan informasi, menjelaskan makna dan sebagainya. Jenis-jenis teks sebagai berikut:
- Teks Eksposisi
- Teks Deskripsi
- Teks Narasi
- Teks Prosedur
- Teks Laporan
2. Koteks
Koteks merupakan teks yang mendampingi teks lain dan mempunyai keterkaitan dan kesejajaran. Keberadaan teks yang terkait dengan koteks terletak pada bagian depan (mendahului) atau pada bagian belakang teks yang mendampingi. Contohnya pada kalimat "Selamat Datang" dan "Selamat Jalan".
3. Konteks
Konteks adalah bagian suatu uraian atau kalimat yang dapat mendukung atau menambah kejelasan ma'na situasi yang ada hubungannnya dengan suatu kejadian. Contohnya sebagai berikut:
- "Entah mengapa, seluruh badanku terasa begitu sakit". Pada kalimat ini, kata badan dimaknai sebagai tubuh atau jasad manusia.
- "Badan perahu itu kini telah dicat dengan menggunakan cat berwarna putih". Pada kalimat ini, kata badan dimaknai sebagai bagian dari suatu benda.
- "Pak Burhan bekerja didapuk sebagai ketua badan penasihat yayasan tersebut". Pada kalimat ini, kata badan mempunyai makna bagian dari suatu kumpulan orang yang mengerjakan sesuatu.
- Definisi: Teks eksposisi adalah teks yang berbentuk karangan yang bersifat memaparkan kejadian atau informasi dan pengetahuan secara singkat, padat dan akurat. Teks eksposisi bersifat ilmiah atau non fiksi.
- Tujuan: Melaporkan informasi sejelas-jelasnya kepada pembaca.
- Struktur: Terdiri dari Tesis (pembukaan/pengenalan), Argumentasi (pokok bahasan yang dipaparkan), dan Penegasan (penguatan pemaparan informasi).
- Definisi: Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan objek hidup atau mati dari sudut pandang tertentu.
- Tujuan: Agar pembaca dapat merasakan pengalaman yang digambarkan secara rinci.
- Struktur: Terdiri dari Identifikasi (pengenalan umum) dan Deskripsi (penjelasan terperinci melalui sub-kategori, misalnya jenis tumbuhan atau lingkungan hidup).
- Definisi: Teks narasi adalah jenis teks fiksi atau karangan tidak nyata yang memiliki alur dan tahapan waktu.
- Tujuan: Sebagai bahan bacaan atau hiburan.
- Struktur: Terdiri dari Orientasi (pengenalan tokoh/latar), Komplikasi (masalah/konflik), Resolusi (akhir cerita, baik bahagia maupun sedih), dan Koda (pesan moral atau hikmah).
4. Teks Prosedur
- Definisi: Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah untuk membuat atau melakukan sesuatu (sering dalam bentuk tutorial atau resep).
- Tujuan: Memberikan petunjuk terperinci kepada pembaca.
- Struktur: Terdiri dari Tujuan (judul kegiatan), Bahan (alat dan bahan yang diperlukan), dan Langkah-langkah (panduan melakukan sesuatu).
5.Teks Laporan
- Definisi: Teks laporan adalah teks yang berisi informasi atau laporan mengenai suatu objek secara umum berdasarkan pengamatan.
- Tujuan: Menyampaikan informasi umum kepada pembaca.
- Struktur: Terdiri dari Klasifikasi Umum (pengelompokan informasi) dan Deskripsi Bagian (penjelasan utama yang dipilah menjadi sub-kategori).
Secara garis besar, teks dalam bahasa Arab terbagi menjadi dua kelompok utama:
- Prosa (نص نثري): Teks yang tersusun secara bebas tanpa terikat rima atau bait tertentu. Delapan Jenis Teks Prosa (An-Naw' al-Adabi)
- Puisi (نص شعري): Teks yang terikat oleh wazan (irama/meter) dan qafiyah (rima akhir). Terdiri dari puisi klasik (al-amudi) dan puisi bebas (al-hurr).
- Teks Naratif (An-Nash as-Sardi / النص السردي)
- Definisi: Teks yang menceritakan urutan peristiwa atau kejadian secara kronologis (berurutan waktu).
- Ciri Utama: Memiliki tokoh (pelaku), latar tempat, dan latar waktu.
- Contoh: Cerpen (Qishah Qashirah), Novel (Riwayah), Hikayat, dan biografi tokoh.
- Definisi: Teks yang bertujuan untuk mempertahankan suatu pendapat, ide, atau keyakinan.
- Ciri Utama: Menggunakan alasan logis, bukti faktual, atau dalil (Al-Qur'an/Hadis) untuk meyakinkan pembaca atau membantah pendapat lawan.
- Contoh: Artikel opini, teks debat, dan esai kritis.
3. Teks Deskriptif (An-Nash al-Washfi / النص الوصفي)
- Definisi: Teks yang menggambarkan suatu objek secara detail sehingga pembaca seolah-olah melihat atau merasakannya.
- Ciri Utama: Menggambarkan sifat fisik (bentuk, warna) maupun sifat psikologis/karakter seseorang atau suasana suatu tempat.
- Contoh: Deskripsi pemandangan alam atau profil seseorang.
- Definisi: Teks yang menjelaskan suatu fenomena, konsep, atau masalah secara mendalam untuk memperluas wawasan.
- Ciri Utama: Fokus pada menjawab pertanyaan "mengapa" dan "bagaimana" sesuatu terjadi. Bahasanya objektif dan informatif.
- Contoh: Penjelasan ilmiah tentang fenomena alam atau teori linguistik.
- Definisi: Teks yang menyajikan interaksi atau percakapan antara dua pihak atau lebih.
- Ciri Utama: Menggunakan kalimat tanya-jawab dan sering kali bersifat persuasif (mengajak).
- Contoh: Naskah drama, wawancara, atau teks percakapan sehari-hari (muhadatsah).
6. Teks Informatif (An-Nash al-Ma'lumati / النص المعلوماتي)
- Definisi: Teks yang menyajikan informasi berupa data, angka, atau fakta mentah.
- Ciri Utama: Sangat objektif. Penulis tidak memasukkan perasaan atau opini pribadinya ke dalam teks.
- Contoh: Statistik penduduk, laporan hasil penelitian, atau ensiklopedia.
7. Teks Instruktif/Arahan (An-Nash al-Irsyadi / النص الإرشادي)
- Definisi: Teks yang memberikan panduan, bimbingan, nasihat, atau instruksi kerja.
- Ciri Utama: Sering menggunakan kata kerja perintah (fi'il amr) atau larangan.
- Contoh: Teks khutbah, petunjuk penggunaan alat, resep masakan, atau aturan resmi.
Komentar
Posting Komentar