Postingan

IDEOLOGI PENERJEMAHAN

 A. Definisi Ideologi       Secara umum, ideologi dapat diartikan sebagai gagasan, sudut pandang, mitos dan prinsip yang dipercayai kebenarannya oleh kelompok masyarakat. Ideologi juga dapat diartikan sebagai nilai-nilai budaya yang disepakati dan dimiliki oleh kelompok masyarakat dan berfungsi sebagai landasan dalam berpikir dan bertindak.      Menurut Hatim dan Mason (1997), ideologi adalah kumpulan asumsi, keyakinan, dan nilai yang dimiliki bersama oleh suatu kelompok. Menurut Hoed (2003), ideologi merupakan prinsip yang diyakini kebenarannya dalam suatu komunitas. Sementara itu, menurut Karouby (2008), dalam kajian bahasa dan penerjemahan, ideologi tidak hanya terbatas pada politik, tetapi juga mencakup gagasan yang mengatur kehidupan manusia, meskipun masih sering dipahami secara sempit. B. Ideologi dalam Penerjemahan             Menurut Hoed (2003), ideologi dalam penerjemahan adalah keyakinan tentang benar...

TEKS

 A. Wacana (Teks, Koteks, Konteks)      1. Teks       Teks merupakan suatu tatanan dari kata-kata yang digunakan untuk memberikan informasi, menjelaskan makna dan sebagainya. Jenis-jenis teks sebagai berikut: Teks Eksposisi  Teks Deskripsi  Teks Narasi  Teks Prosedur  Teks Laporan      2. Koteks      Koteks merupakan teks yang mendampingi teks lain dan mempunyai keterkaitan dan kesejajaran. Keberadaan teks yang terkait dengan koteks terletak pada bagian depan (mendahului) atau pada bagian belakang teks yang mendampingi. Contohnya pada kalimat "Selamat Datang" dan "Selamat Jalan".      3. Konteks       Konteks adalah bagian suatu uraian atau kalimat yang dapat mendukung atau menambah kejelasan ma'na situasi yang ada hubungannnya dengan suatu kejadian. Contohnya sebagai berikut: "Entah mengapa, seluruh badanku terasa begitu sakit". Pada kalimat ini, kata badan dimak...

PROBLEMATIKA MAKNA

 A. Urgensi Makna dalam Penerjemahan      Fokus Utama: Makna adalah elemen esensial. Penerjemah harus memastikan pesan dari teks sumber tersampaikan secara akurat ke teks sasaran tanpa distorsi.      Metode dan Teknik: Penggunaan metode, prosedur, dan teknik penerjemahan berfungsi sebagai alat untuk mengungkap makna yang tersembunyi.      Evaluasi: Setiap telaah hasil terjemahan harus melibatkan pembahasan makna agar efektif dalam menyampaikan pesan dan konteks, bukan sekadar akurat secara linguistik.  B. Konsep Makna Secara Filosofis (Al-Asfahani)      Secara etimologi m enurut Al-Asfahani, kata ma'na berasal dari akar kata 'ana yang berarti "melahirkan". Makna dianggap sebagai sesuatu yang dihasilkan atau dilahirkan. Makna didefinisikan sebagai perkara atau konsep yang lahir dari tuturan atau perkataan. Ini menekankan bahwa makna muncul sebagai hasil dari ekspresi verbal.       Ada pemi...

DUA SISI BAHASA (ARAB DAN INDONESIA)

A. Karakteristik Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia  1. Genus (Jenis)      Bahasa Arab mengenal genus (jenis kelamin gramatikal) pada verba, nomina, dan pronomina, sehingga harus ada kesesuaian bentuk dalam frasa, klausa, dan kalimat. Sedangkan bahasa Indonesia tidak mengenal genus , sehingga kesulitan sering muncul ketika menerjemahkan teks bahasa Indonesia ke bahasa Arab karena harus menentukan bentuk maskulin atau feminin.  Contoh:   ذَهَبَتْ مَرْيَمْ ,  جَلَسَ عُمَرَ . 2. Pola Dasar Kalimat     Bahasa Arab memiliki pola dasar kalimat P (V) + S (N) , sedangkan bahasa Indonesia menggunakan pola S (N) + P (N/V) . 3. Penempatan Objek      Dalam bahasa Arab, objek verba dapat diselangi oleh unsur lain dalam kalimat. Contoh: واثار رفض الرئيس اختصار جولته الخارجية أثناء حوادث عنف أوقعت 500 قتيل انتقادات حادة. Penolakan Presiden untuk mempersingkat lawatannya ke luar negeri di tengah terjadinya tindak kekerasan yang men...